Tidak Semua Dosa Bisa Diketahui oleh Sekedar Logika dan Perasaan Kita

Akan tetapi, ada dosa yang baru bisa diketahui bahwa itu dosa setelah kita mempelajarinya. Jika kita tidak kunjung belajar, maka kita tidak akan menyadari bahwa itu adalah dosa.

Sufyaan ats-Tsauriy rahimahullah berkata,

البدعة أحب إلى إبليس من المعصية. المعصية يتاب منها والبدعة لا يتاب منها.

“Bid’ah lebih dicintai Iblis daripada maksiat. Orang yang berbuat maksiat masih memiliki peluang untuk bertaubat darinya, sedangkan orang yang berbuat bid’ah tidak.” (Talbiis Ibliis, karya Ibnul-Jauziy, hlm. 15)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s