Metode Mengajar Nabawi: Arahkan pada yang Dibolehkan Setelah Menyebutkan yang Terlarang

Dari Abu Ayyuub al-Anshaariy radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إذا أتيتم الغائط فلا تستقبلوا القبلة بغائط ولا بول، ولا تستدبروها، ولكن شرقوا أو غربوا.

“Jika kalian hendak buang air, maka janganlah menghadap arah kiblat saat buang air besar maupun buang air kecil, dan janganlah membelakangi arah kiblat. Akan tetapi, menghadaplah kalian (wahai penduduk Madinah) ke timur atau ke barat.” (Muttafaq ‘alaih)

Syaikh Muhammad ibn Shaalih al-‘Utsaimiin rahimahullah menjelaskan bahwa di antara faidah hadits ini adalah

حسن تعليم النبي صلى الله عليه وسلم، لأنه لما ذكر الممنوع أرشد إلى الجائز.

“Bagusnya metode pengajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena beliau ketika menyebutkan sesuatu yang terlarang, beliau mengarahkan kepada sesuatu yang dibolehkan.” (Tanbiihul-Afhaam Syarh ‘Umdatil-Ahkaam, karya Syaikh Muhammad ibn Shaalih al-‘Utsaimiin, jilid 1, hlm. 40)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s